Video Terkini

Polling Website

Apa Merk Laptop anda ?

Artikel Terakhir

Calendar

« Feb 2019 »
M S S R K J S
27 28 29 30 31 1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 1 2
3 4 5 6 7 8 9

Statistik Website

mod_mod_visitcounterVisitors Online22
mod_mod_visitcounterHits8043908
mod_mod_visitcounterToday1200
mod_mod_visitcounterYesterday2137
mod_mod_visitcounterThis week11773
mod_mod_visitcounterThis month57793
mod_mod_visitcounterAll days1954735

Ilmuwan Cari Cara Lawan Teori Bumi Datar

Ilmuwan Cari Cara Lawan Teori Bumi DatarIlmuwan Cari Cara Lawan Teori Bumi Datar

Dua ilmuwan asal Virginia, Amerika Serikat, berusaha mempelajari penyebaran teori konspirasi di komunitas online, atau dalam hal ini media sosial. Tujuannya, membantu merancang strategi yang dapat melawan teori konspirasi itu sendiri.

Bumi datar adalah salah satunya, ditemani dengan anti vaksin dan penyangkalan Holocaust. Ketiganya merupakan beberapa dari sejumlah teori konspirasi dengan pengikut yang wara-wiri menyebarkan paham-paham tersebut dalam beberapa waktu belakangan.

Dua peneliti tersebut, Mattia Samory dan Tanushree Mitra, mengatakan penelitian ini bermula dari usaha mereka untuk memahami bagaimana pengguna Twitter membicarakan anti vaksin. Dari situ, lingkup penelitiannya menjadi lebih luas, yaitu pembicaraan teori konspirasi di media sosial.

Reddit menjadi salah satu platform yang diteliti. Lebih spesifik, yang diobservasi adalah r/Conspiracy, komunitas berisi diskusi mengenai teori konspirasi.

Sekadar info, komunitas di Reddit disebut sebagai Subreddit. Sedangkan subscribers dari Subreddit disebut dengan Redditors.

Untuk mencapai tujuan penelitian ini, Samory dan Mitra melihat lebih dari 6 juta komentar yang diunggah selama lebih dari 10 tahun berlangsungnya diskusi di dalam r/Conspiracy. Hal ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana perilaku sebelum dan sesudah sebuah pembicaraan mengenai teori konspirasi itu dilakukan.

"Ada banyak pengguna baru yang ikut terjun ke dalam platform ini kapan pun pembicaraan tersebut muncul," ujar Mitra, sebagaimana detikINET kutip dari Collegiate Times, Selasa (5/2/2019).

Dari situ, dua peneliti tersebut fokus pada tiga elemen kunci mengenai penyebaran teori konspirasi, yaitu penyebar atau agen, aksi yang dilakukan, serta sasarannya. Tiga elemen kunci itu menghasilkan teori yang disebut keduanya sebagai motif naratif, yaitu kombinasi antara klaim secara general dari penyebar teori konspirasi dengan keseluruhan pokok dari klaim tersebut.

Samory dan Mitra menggunakan proses tersebut untuk melihat bagaimana sebuah teori konspirasi bisa memiliki hubungan dengan seseorang. Jadi, bisa ditentukan bagaimana orang bisa merasa relevan dengan teori konspirasi tertentu, seperti Bumi datar atau anti vaksin.

"Hal yang paling menarik adalah teori konspirasi ini tidak pernah hilang, seperti peristiwa 9/11 atau Bumi datar. Teori konspirasi tersebut tidak akan hilang walaupun ada bukti nyatanya," ujar Mitra.

Fenomena itu terjadi, menurut Mitra, karena rasa tidak percaya terhadap organisasi tertentu. Misalnya, para penganut teori Bumi datar tidak percaya terhadap NASA yang menangkap gambar bahwa planet ini berbentuk bulat.

"Saya pikir kita hanya bisa mengobservasi apa yang sedang terjadi, tapi untuk mengetahui mengapa hal tersebut bisa terjadi, kita hanya bisa mendapatkannya dengan berbicara dengan orang-orang itu," pungkas Mitra.

Menarik untuk ditunggu, bagaimana kiprah keduanya dalam mencari cara dalam menangkal teori konspirasi seperti Bumi datar. Jika hal itu sudah ditangani, mungkin selanjutnya adalah meluruskan teori konspirasi Bumi donat dan berongga. (rns/rns)

Sumber : https://inet.detik.com/science/d-4415279/ilmuwan-cari-cara-lawan-teori-bumi-datar

Berita Terkait : Berita Terkini